Berkaca dari Kasus Keguguran yang Dialami Istri Indra Bekti Beberapa Waktu Lalu, Para Ibu H4mil Sebaiknya JANGAN Lakukan 2 Hal Ini, Jika Tidak Ingin ini Terjadi!

BuzzerTweet - Siapa sangka gara-gara lakukan 2 hal ini sang istri tercinta harus kehilangan bakal calon bayinya yang ke 3 kala itu.. ini pelajaran buat para ibu hamil

Duka yang mendalam baru saja dialami presenter sekaligus aktor Indra Bekti (39). Ia  kehilangan calon anak ketiganya yang berusia lima bulan. Jabang bayi yang dikandung istri Indra Bekti, Aldilla Jelita harus dilahirkan dengan paksa.

Calon anak Indra Bekti itu akhirnya meninggal setelah beberapa menit dilahirkan secara normal. Jabang bayi yang dikandung Dilla terkena bakteri akibat infeksi kandung kemih yang dideritanya.




"Saat itu terindikasi saluran kencing, kita berikan obat yang biasa diberikan untuk ibu hamil yang terinfeksi saluran kencing," kata dr. Uf Bagazi, Sp.OG., dikutip dari Tabloidnova.

Sayangnya obat tersebut tidak menolong. Tidak berselang lama, terjadi kontraksi dan terancam keguguran. Menghindari hal tersebut, dokter memutuskan untuk menjahit mulut rahim Dilla.

Berkaca dari kasus istri Indra Bekti yang terindikasi infeksi kandung kemih, ibu hamil disarankan untuk rajin mengonsumsi air putih dan jangan sekali-kali menahan buang air kecil.

"Infeksi kandung kemih bisa disebabkan minumnya kurang, malas bolak-balik ke kamar mandi, akhirnya menahan pipis," katanya lagi.

Pasalnya, berbeda dari gejala biasanya, infeksi saluran kemih untuk ibu hamil tidak merasakan sakit.

"Banyak ibu hamil yang terdiaknosa infeksi kandung kemih, tapi  tidak ada keluhan," tuturnya.

Kondisi ibu hamil cukup rentan dengan infeksi. Apalagi tidak semua obat bisa dikonsumsi oleh ibu hamil.

Namun, tidak hanya untuk ibu hamil saja, mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup sangat dianjurkan untuk wanita.




Sumber : wajibbaca

Gadis Ini Tidak Pernah Sholat Sehari pun Dalam Hidupnya, Saat Mati Allah Tunjukkan Janji-Nya!

BuzzerTweet - Temanku berkata kepadaku, “Aku sudah terbiasa menguburkan mayat masyarakat setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal. Aku pergi ke pekuburan dan aku menunggu di tempat memandikan mayat.

Di sana aku melihat empat wanita berhijab bergegas meninggalkan tempat memandikan mayat tersebut. Aku tidak menanyakan sebab mereka keluar dari tempat itu karena memang bukan urusanku.

Beberapa menit kemudian wanita yang memandikan mayat keluar dan memintaku agar menolongnya memandikan mayat tersebut.

Aku katakan kepadanya, ‘Ini tidak boleh, karena tidak halal bagi seorang lelaki melihat aurat wanita.’ Tetapi ia mengemukakan alasannya bahwa jenazah wanita yang satu ini sangat besar.

Kemudian wanita itu kembali masuk dan memandikan mayat tersebut. Setelah selesai dikafankan, ia memanggil kami agar mayat tersebut diusung. Karena jenazah ini terlalu berat, kami berjumlah sebelas orang masuk ke dalam untuk mengangkatnya. Setelah sampai di lubang kuburan .


Kami buka lubang masuknya dan kami turunkan dari pundak kami. Namun tiba-tiba jenazahnya terlepas dan terjatuh ke dalam dan tidak sempat kami tangkap kembali hingga aku mendengar dari gemeretak tulangnya yang patah ketika jenazah itu jatuh.

Aku melihat ke dalam ternyata kain kafannya sedikit terbuka sehingga terlihat auratnya. Aku segera melompat ke jenazah dan menutup aurat tersebut.

Lalu dengan susah payah aku menyeretnya ke arah kiblat dan aku buka kafan di bagian mukanya. Aku melihat pemandangan yang aneh.

Matanya terbelalak dan berwarna hitam. Aku menjadi takut dan segera memanjat ke atas dengan tidak menoleh ke belakang lagi.

Setelah sampai di rumah, aku menghubungi salah seorang anak perempuan jenazah. Ia bersumpah agar aku menceritakan apa yang terjadi saat memasukkan jenazah ke dalam kuburan.

Aku berusaha untuk mengelak, namun ia terus mendesakku hingga akhirnya terpaksa harus memberitahukannya.

Ia berkata, “Ustadz, ketika anda melihat kami bergegas keluar dikarenakan kami melihat wajah ibu kami menghitam, karena ibu kami tidak pernah sekalipun melaksanakan shalat dan meninggal dalam keadaan berdandan.”

Kisah nyata ini menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki agar sebagian hamba-Nya melihat bekas Su’ul khatimah hamba-Nya yang durhaka agar menjadi pelajaran bagi yang masih hidup.

Sesungguhnya yang demikian itu merupakan pelajaran bagi orang-orang yang berakal. Semoga ini bisa jadi kita jadikan pelajaran hidup agar makin dekat kepada Allah





Sumber: islamituindah.com.my

IKLAN IN-FEDD DISINI

Beginilah Posisi Orang Tidur yang Dilaknat Allah SWT, Justru Banyak Orang Melakukannya...

BuzzerTweet - Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar selalu menghadap ke kanan ketika akan tidur. Posisi tidur seperti ini tidak hanya sekedar sunnah, namun ternyata memiliki khasiat jika dikaji secara medis.



Selain posisi tidur yang dianjurkan, ada pula posisi tidur yang sangat dimurkai Allah SWT.  Bahkan disebut-sebut bahwa posisi ini merupakan ciri penghuni neraka. Seperti apa posisi yang dimaksud?

Berikut ulasannya.

Ternyata posisi yang dilarang dan dimurkai ini adalah posisi tengkurap. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadistnya ketika Beliau mendatangi sebuah masjid. Ia melihat seorang yang tinggal di masjid Nabawi sedang tidur tengkurap. Kisah yang diriwayatkan oleh Thakhfah Al-Ghifari RA salah seorang yang tinggal di masjid Nabawi berkata, “Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Laluberkata: “Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Rasulullah SAW, maka akupun kemudian bangkit.” [HR. Bukhari] 

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW menjelaskan bahwa posisi tidur tengkurap adalah posisi tidurnya para penghuni neraka. Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang artinya:

“Tidur tengkurap adalah posisi tidurnya penghuni neraka.” [HR. Ibnu Majah]

Allah SWT dan Rasulnya tentu tidak akan melarang sesuatu hal jika hal tersebut berbahaya bagi manusia. Secara medis, tidur dengan posisi tengkurap berbahaya bagi tubuh sehingga Allah SWT melarang, bahkan memurkai posisi ini.

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh” (Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf)

Ternyata Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa memang tidur tengkurap memang berbahaya. Tidur ini dapat mengganggu pernafasan karena otot dada  dan organ pernafasan tidak dapat bekerja maksimal karena tehimpit. Dengan posisi tersebut dada akan menjadi tertekan dan membuat nafas menjadi sesak.

Selain bagian pernafasan, tidur dengan posisi ini juga dapat menghimpit jantung. Dalam jangka waktu lama posisi seperti ini dapat membahayakan kesehatan jantung.  Fungsi otak juga bisa terganggu dengan posisi ini. Pasalnya aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh begitu pula ke otak menjadi terganggu karena terhimpitnya jantung tadi.

Untuk itu, ikutilah jauhilah semua hal yang dilarang Allah. Karena sejatinya, Dia tidak akan melarang sesuatu hal yang baik, namun larangan tersebut semata-mata hanya untuk kebaikan hamba-Nya.

Allah pemilik alam semesta dan semua ilmu pengetahuan, tentu Dia lah yang lebih tahu. Wallahu alam.

TERNYATA Inilah Tanaman yang Dapat Pulihkan Mata Minus Anda Jadi Normal Kembali! Ini Penjelasannya dan Cara Buatnya! Baca dan Share ya untuk Orang yang Butuh di Luar Sana!

BuzzerTweet - Setiap tahun., kian lebih 30% orang ­orang Indonesia mengalami mata minus atau myopia. Apakah anda satu diantaranya? Bila iya, tentu awalannya anda berpikiran untuk menggunakan kacamata jadi pertolongan pandangan. Bila kita berobat ke dokter juga, biasanya dokter pasti menyarankan menggunakan kacamata.



Nah, daripada harus mengeluarkan biaya untuk lensa, kacamata, atau ke dokter, lebih baik anda cobalah langkah baru dengan menggunakan tanaman yang dapat tingkatkan ketaj4man pandangan mata anda lewat langkah alami.

Nah ini bahan yang dibutuhkan untuk mengobati mata Anda yang minus : 
  • 100 gr jus lidah buaya (lidah buaya harus dicuci bersih dengan air dingin dan dibuang durinya)
  • 500 gr kacang kenari (walnut) yang sudah ditumbuk
  • 300 gr madu
  • 2­3 buah lemon


Mengenai langkah membuatnya sebagai berikut : 
  • Bersihkan dahulu semua bahan­bahannya
  • Buat dahulu jus lidah buaya dengan ukuran 100 gr
  • Campur jus lidah buaya, walnut, madu, dan lemon yang telah ditumbuk barusan dalam jus
  • Aduk Juice hingga semuanya tercampur rata


Bagaimana langkahnya mengonsumsinya? 

Makanlah beberapa 3 kali sehari dengan ukuran 1 sendok makan terlebih dulu makan. Konsumsi lewat langkah teratur selama 10 hari sampai pandangan anda di rasa sudah agak lebih baik serta jangan pernah lupa simpan ramuan ini di dalam kulkas

Ramuan ini bisa tidak cuma bermanfaat untuk kesehatan mata loh, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh anda. Dan untuk lidah buayanya harus dari lidah buaya yang umurnya tidak kian lebih 3 th., karena akan mempunyai resiko buat mereka yang menanggung derita penyakit TBC, kardi0v4skular, keh4milan, serta penyakit lain.

Nah, tersebut langkah baru dalam mengobati penyakit mata myopia atau mata minus. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?




IKLAN IN-FEDD DISINI

Kilau Emas Perhiasanmu Sudah Memudar? Ini 3 Cara Mudah Mengembalikan Kilau Perhiasan Emas yang Memudar

BuzzerTweet - Saat kilau Emas mulai memudar, biasanya yang sering kita lakukan adalah membawa perhiasan Emas yang kita miliki ke toko Emas untuk dibersihkan atau disepuh ulang sehingga kilau Emas dapat kembali seperti semula.

Namun jangan salah, Emas tidak seperti perhiasan perak yang dapat memudar atau menjadi kusam seiring berjalannya waktu. Kusamnya perhiasan Emas asli biasanya lebih dikarenakan adanya timbunan kotoran dan debu akibat pemakaian normal.

Bagaimana cara efektif membersihkan perhiasan Emas dirumah?



Sebenarnya cara membersihkan Emas sendiri dirumah sangat mudah, hanya saja belum terbayangkan oleh kita. Anda bisa mengembalikan kilau pada cincin, gelang, kalung dan perhiasan Emas lainnya dengan beberapa metode yang bisa Anda pilih, diantaranya:

#1. Membersihkan perhiasan Emas dengan sabun cuci piring
Proses mencuci perhiasan emasSabun cuci piring mengandung Surfaktan yang merupakan bahan aktif yang berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan yang dicuci.

Selain itu, sabun cuci piring juga mengandung Builder (pembentuk) yang berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari Surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air.

Berikut proses mencuci perhiasan Emas dengan menggunakan sabun cuci piring:
  • Teteskan beberapa tetes sabun cuci piring cair ke dalam mangkuk berisi air hangat. Jangan menggunakan air panas atau air mendidih terutama apabila perhiasan tersebut terpasang batu mulia seperti opal, yang bisa retak apabila mengalami perubahan suhu yang cepat dan drastis. Penggunaan air panas atau air mendidih sebenarnya bisa digunakan dan tidak akan berpengaruh pada perhiasan Emas Anda, apabila perhiasan Emas tersebut tidak ada tempelan aksesoris seperti batu permata.
  • Selanjutnya, Anda bisa merendam perhiasan Emas pada larutan yang telah Anda buat, dan diamkan sekitar 15 menit. Rendaman ini akan melonggarkan akumulasi kotoran terutama pada bagian atau celah yang sulit terjangkau.
  • Kemudian bersihkan menggunakan sikat lembut untuk mengangkat kotoran pada setiap sisi dan celah perhiasan Emas tersebut. Semakin lembut sikatnya semakin baik agar tidak meninggalkan bekas goresan pada perhiasan emas Anda.
  • Langkah terakhir adalah bilas perhiasan tersebut dengan air hingga bersih dan kemudian keringkan menggunakan lap atau kain yang lembut.


#2. Membersihkan perhiasan Emas dengan Amonia

Amonia dikenal efektif dalam membersihkan perhiasan Emas dan mengembalikan kilau-nya kembali seperti semula. Namun penggunaan Amonia untuk membersihkan perhiasan Emas ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, karena biar bagaimanapun Amonia bersifat korosif, sehingga penggunaan yang berlebihan akan mengikis permukaan perhiasan Emas tersebut. Dan ingat, penggunaan Amonia ini juga tidak disarankan untuk membersihkan Emas yang mengandung platinum atau mutiara.

Berikut cara pemakaiaan Amonia dalam membersihkan perhiasan Emas:
  • Campurkan cairan Amonia dengan air pada sebuah mangkuk. Gunakan perbandingan 1:6, yaitu 1 takar Amonia dicampur dengan 6 takar air.
  • Setelah itu Anda bisa merendam perhiasan Emas pada larutan yang Anda buat, dan diamkan selama 1 menit. Seperti yang telah Luvizhea jelaskan diawal karena Amonia bersifat korosif, maka sebaiknya jangan merendam perhiasan Emas lebih lama dari yang disarankan.
  • Setelah perhiasan Emas diangkat dari perendaman, Anda bisa langsung membilasnya dengan air bersih, dan kemudian dikeringkan menggunakan lap atau kain yang lembut.


Sebaiknya proses demi proses yang dilakukan diatas usahakan agar cairan tidak terkena kulit atau tangan. Untuk menghindari iritasi kulit seperti gatal-gatal terutama pada kulit yang sensitif. Anda bisa menggunakan alat tertentu untuk mengangkat perhiasan Emas dari rendaman cairan Amonia yang digunakan.

#3. Membersihkan perhiasan Emas dengan Odol (Pasta Gigi)

Pasta gigi tidak hanya baik untuk menjaga kebersihan gigi dan membuat gigi lebih putih bersinar. Namun juga cukup ampuh untuk menjaga kilau segala jenis perhiasan, kecuali mutiara.

Pasta gigi sebagai zat abrasif ringan juga bisa dimanfaatkan untuk melonggarkan akumulasi kotoran yang menempel pada perhiasan Emas Anda sehingga perhiasan bisa kembali kinclong seperti semula.

Berikut cara menggunakan odol (pasta gigi) untuk membersihkan perhiasan Emas:
  • Campurkan 2,5 cm pasta gigi dengan sedikit air agar pasta tidak terlelu kental.
  • Kemudian gosok permukan perhiasan Emas dengan sikat lembut menggunakan pasta yang telah dicampur air tersebut, sehingga bisa membersihkan seluruh bagian permukaan perhiasan Emas termasuk celah-celah yang sulit terjangkau.
  • Setelah itu, bilas dengan air hingga bersih dan keringkan menggunakan lap atau kain lembut.


Cara ini efektif digunakan untuk membersikan perhiasan Emas yang menggunakan aksesoris batu permata yang ditempelkan menggunakan lem (seperti kebanyakan pada perhiasan anting atau liontin) karena tidak perlu dilakukan proses perendaman. Seperti yang kita ketahui proses perendaman (terutama menggunakan air hangat) dapat mengendurkan lem sehingga bisa menyebabkan batu permata pada perhiasan Emas tersebut terlepas.

Hal yang pelu Anda perhatikan dalam membersikan perhiasan Emas adalah jangan menggunakan pemutih atau bahan yang mengandung Klorin (Klorin bisa terbentuk dari reaksi zat pemutih dan detergent), karena bahan-bahan tersebut dapat memudarkan atau menghitamkan perhiasan Emas Anda secara permanen.

Bagaimana cara agar kilau Emas selalu terjaga?

Agar kilau Emas selalu terjaga (awet kinclong) dari waktu ke waktu sebaiknya bersihkan perhiasan Emas yang Anda miliki minimal enam kali dalam setahun, yaitu dengan menggunakan cara yang telah Luvizhea.com jelaskan diatas. Ini berlaku apabila perhiasan Emas dipakai setiap hari, setiap saat.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya:
Pertama, perhatikan dari segi pemakaian, berhati-hatilah dengan kosmetik, parfum, dan krim atau cairan yang dapat menyebabkan efek kimia, seperti oksidasi.
Kedua, apabila harus disimpan sebagai investasi, sebaiknya perhiasan Emas (terutama Emas murni 24 karat) harus disimpan terpisah dari aksesoris lain dan dibungkus dalam kain lembut untuk menghindari goresan dari perhiasan atau benda lain disekitarnya.
azr.




Sumber : bacalah-indonesia.blogspot.co.id