How to Assemble a Homemade Hydroponic System

Determine the Location
Locate the hydroponic system in an enclosed structure, such as a greenhouse or the basement of your house, or on an outdoor patio or deck. The floor should be level to ensure even coverage of water and nutrients to the plants in the system. If placing the system outdoors, protect the system from the elements, such as providing a wind barrier, and check the water levels more often due to water loss from evaporation. During cold temperatures, bring the hydroponic system indoors. If placing the system in an interior room of your house, add grow lights to provide supplemental lighting to the plants.

Assemble the Hydroponic System
The system consists of six growing tubes made of 6" PVC pipe, a stand and trellis made of PVC, a 50-gallon nutrient tank, a pump and a manifold. The tank sits under the table of 6" PVC growing tubes, and the pump sits inside the tank to push nutrients up to the plants via a manifold of smaller PVC pipes and plastic tubes. Each growing tube has a drainpipe that leads back to the tank. The manifold sits on top of the pipes and sends pressurized water to the tubes. To get the nutrients to the plants in this system, water is pushed through a square of PVC, the manifold, and then gets shot out to small plastic tubes that run inside each of the larger growing tubes. The nutrient tubes have very small holes in them, one hole between each plant site. The nutrients shoot out the hole and spray the plant roots. At the same time, the jet of water makes air bubbles so the plants get enough oxygen.

Mix the Nutrients and Water in the Tank
Fill the 50-gallon tank with water. Then add two cups of nutrients to the tank (or as recommended by the fertilizer label), turn on the pump and let the system run for about 30 minutes to get all of the nutrients thoroughly mixed.

Add Plants to the Growing Tubes
One of the easiest ways to plant a hydroponic garden is to use purchased seedlings, especially if you don't have time to grow the seeds yourself. The key is to choose the healthiest plants you can find and then remove all of the soil off their roots. To wash the dirt off the roots, submerge the root ball in a bucket of lukewarm to cool water (Image 1). Water that's too warm or too cold can send the plant into shock. Gently separate the roots to get the soil out. Any soil left on the roots could clog up the tiny spray holes in the nutrient tubes.

After the roots are clean, pull as many roots as you can through the bottom of the planting cup and then add expanded clay pebbles to hold the plant in place and upright (Image 2). The expanded clay pebbles are hard, but they're also very light so that they don't damage the plant roots.

STEP 4
Tie the Plants to the Trellis
Use the plant clips and string to tie the plants to the trellis. The string will give them support to climb straight up, which helps to maximize the space in this confined area. Tie the string loosely to the top of the trellis (Image 1), attach the clips and string to the base of each plant (Image 2) and gently wind the tips of the plants around the string.

STEP 5
Turn on the Pump and Monitor the System Daily
Check the water levels daily; in some regions, it may be necessary to check it twice a day, depending on water loss due to excessive heat and evaporation. Check the pH and nutrient levels every few days. Because the pump runs full time, you don't need a timer, but make sure the tank doesn't dry out or the pump will burn up.

STEP 6
plants will completely cover frame in a few weeks
Monitor Plant Growth
A few weeks after planting, the plants will completely cover the trellis because they'll have all the water and nutrients they need to grow quickly. It's important to keep a close eye on plant growth and tie or clip the plant stalks every few days.

STEP 7
look for signs of pests and diseases
Inspect for Pests and Diseases
Look for signs of pests and diseases, such as the presence of insect pests, chewed leaves and foliar diseases. One diseased plant can swiftly infect all the other ones since they are so close to each other. Remove any sick plants immediately. Because plants grown hydroponically don't have to spend their energy trying to find food, they can spend more time growing. This helps them to be healthier and stronger because they can use some of that energy to fight off diseases. Since the leaves of the plants never get wet unless it rains, they're much less likely to get leaf fungus, mildew and mold.

Even though hydroponic plants are good at fighting off diseases, they still have to fight pests. Even if it's hydroponic, insects and caterpillars can nevertheless find a way into the garden. Pick off and dispose of any bugs you see.

Motor Ini Terparkir 2 Tahun di Pinggir Jalan dan Tak Ada yang Berani Ngambil, Alasannya.. Bikin Kamu Merinding.. SERAM!!

Bagi Masyarakat yang menggunakan dan beralu lalang di  jalur Kendari, Sulawesi Tenggara, tentunya tak asing lagi dengan pemandangan sebuah sepeda motor sport yang terparkir di pinggir jalan dan tak diketahui pemiliknya ini.




Ternyata motor Honda CBR 250 cc Repsol tersebut tak sehari dua hari di lokasi itu.

Keberadaan motor tersebut jadi viral di jagat media sosial. Baru-baru ini, seorang netizen dari akun Shary Azshary mengunggah 4 foto tentang motor tersebut.

Sekilas tak ada yang salah dari motor tersebut. Namun, kisah di baliknya tak jarang bikin orang-orang bergidik.

Konon, motor tersebut sudah beberapa kali dipindahkan oleh warga sekitar.
Beginilah kisah Shary Azshary.

"Misteri motor hantu...

pemilikx meninggal 2 tahun lalu di lokasi ini dan sudah 2tahun lebih pula motor ini terparkir disana tanpa ada yg bisa memindahkannya..

Setiap kali di pindahkan motor ini akan kembali sendiri ke lokasi ini..


jika anda aering melintasi jalur kendari - sulteng anda akan melihat motor ini di wilayah jalan poros sebelum batas... ngeriii"

Menurut Shary, ia sudah melihat sendiri keadaan motor tersebut.

Shary Azshary: Seriuska say... sya singgah tadi foto2 lokasi n itu motor... smua xg slalu melintas di jalur ini tahu kisahnya

Shary Azshary: Iya awet n bersih trus itu motor... kuncix juga ada trus di situ trgantung2...

Shary Azshary: Serius ndaq beecanda... sudah bnyak xg dtang ambil n bwa pulang tpi motorx kembali sendiri.. pihak kpolisian jga sdah brkali2 dtang ambil smpai di polsek motorx bunyi sndiri dan kembali sendiri ke lokasi ini..

Shary Azshary: Sudah berapa kali di jual motorx kembali lagi kelokasi itu

Hasrul Putra Morowali: Pasti yg posting ini suruhan dari kelompok tertentu utk menciptakan suasana yg misteri di jalan menuju kendari.....  Ngomong apa adanya saja sbenarx di skitar lokasi parkiran motor itu mau di bangun apa kah??

Shary Azshary: Ndaq adaji xg suruh bro.. sya kemarin lewat jlan situ jdi sya mampir foto n liat2 itu motor krena misteri skali ini motor... cuma ditanjakan situ jarangmi xg lewat krena jlan lama itu di sebelahx sudah ada jlan bru xg lebih sering di lalui kendaraan.. jdi klo bolak balikki trus lewat jlan sebelahx ndaq akan qta lewati ini lokasi motor

Percaya tak percaya, memang belum ada yang mendokumentasikan saat-saat dimana motor tersebut kembali lagi ke tempat semula

bagaimana menurut kalian??

Memberi Nama Anak, Jangan Lewatkan 4 Nama Berikut ini....

Memberi nama seorang anak, merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Nama yang diberikanpun juga harus mengandung makna yang baik. Karena nama merupakan doa bagaimana masa depan anak itu nantinya.


Nah, dalam menamai anak yang baru saja lahir, agama islam juga tidak melewatkan untuk membahasnya. Inilah 4 hal yang perlu anda ketahui, seperti yang dikutip dari satumedia.

1. Berilah nama anak dengan dua suku kata, misal Abdullah, Abdurrahman.

Kedua nama ini sangat disukai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana diterangkan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud dll. Kedua nama ini menunjukkan penghambaan kepada Allah Azza wa Jalla.

Dan sungguh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan nama kepada anak pamannya (Abbas radhiallahu ‘anhu), Abdullah radhiallahu ‘anhuma. Kemudian para sahabat radhiallahu ‘anhum terdapat 300 orang yang kesemuanya memiliki nama Abdullah.

Dan nama anak dari kalangan Anshor yang pertama


kali setelah hijrah ke Madinah Nabawiyah adalah Abdullah bin Zubair radhiallahu ‘anhuma.

2. Berilah nama anak dengan nama-nama-Nya Yang Indah (Asma’ul Husna), misal: Abdul Aziz, Abdul Ghoniy dll. 

Orang yang pertama yang menamai anaknya dengan nama yang demikian adalah sahabat Ibn Marwan bin Al-Hakim.
Sesungguhnya orang-orang Syi’ah tidak memberikan nama kepada anak-anak mereka seperti hal ini, mereka mengharamkan diri mereka sendiri memberikan nama anak mereka dengan Abdurrahman sebab orang yang telah membunuh ‘Ali bin Abi Tholib adalah Abdurrahman bin Muljam.

3. Berilah nama anak dengan nama-nama para nabi.

Para ulama sepakat akan diperbolehkannya memberikan nama dengan nama para nabi. Diriwayatkan dari Yusuf bin Abdis Salam, ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nama kepadaku Yusuf” (HR. Bukhori –dalam Adabul Mufrod-; At-Tirmidzi –dalam Asy-Syama’il-). Berkata Ibnu Hajjar Al-Asqolaniy: Sanadnya Shohih.

Dan seutama-utamanya nama para nabi adalah nama nabi dan rasul kita Muhammad bin Abdillah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Para ulama berbeda pendapat tentang boleh atau tidaknya penggabungan dua nama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan nama kunyahnya, Muhammad Abul Qasim.

Berkata Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah:”Dan yang benar adalah pemberian nama dengan namanya (yakni Muhammad, pent) adalah boleh. Sedangkan berkunyah dengan kunyahnya adalah dilarang dan pelarangan menggunakan kunyahnya pada saat beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup lebih keras dan penggabungan antara nama dan kunyah beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam juga terlarang.” (Zaadul Ma’ad, 2/347. Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah)

4. Namai anak dengan nama-nama orang sholih dari kalangan kaum muslimin.

Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, ia bersabda: “Sesungguhnya mereka memberikan nama (pada anak-anak mereka) dengan nama-nama para nabi dan orang-orang sholih” (HR. Muslim).

Kemudian para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah penghulunya orang-orang sholih bagi umat ini dan demikian juga orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari akhir.

Para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memandang bahwa hal ini adalah baik, oleh karena itu sahabat Zubair bin ‘Awan radhiallahu ‘anhu memberikan nama kepada anak-anaknya –jumlah anaknya 9 orang- dengan nama-nama sahabat yang syahid pada waktu perang Badr, missal: Abdullah,’Urwah, Hamzah, Ja’far, Mush’ab, ‘Ubaidah, Kholid, ‘Umar, dan Mundzir.


sumber : wajibbaca.com

Pasutri Menemukan "Kotak Makanan Buatan Tahun 1951" Di Atas Plafon Rumah. Begitu Dibuka, "Isinya" Langsung Membuat Mereka Hening Seketika!!

Sepasang suami istri asal Amerika sudah bertahun- tahun tinggal di sebuah rumah tua yang dibangun pada tahun 1940. Sejak mereka tinggal disana, mereka selalu perlahan- lahan merombak rumahnya, dari kamar satu ke kamar lainnya… Satu- per satu direnovasi dan dicat ulang. Setelah bertahun- tahun, akhirnya tinggal ruang bawah tanah saja yang harus direnovasi. Tapi begitu mereka memulai membongkar plafonnya, suatu kejadian yang membuat seluruh dunia iri pun terjadi pada mereka!



Saat plafon dibongkar, selain lapisan debu yang tebal, tiba- tiba mereka melihat sesuatu berwarna hijau…



Setelah dilihat baik- baik, ternyata benda tersebut adalah kotak makanan aluminium. Pasutri ini pun sangat kaget, kenapa di atas plafon bisa ada kotak bekal makanan?

Kotak makanan tersebut diselimuti debu tebal, dimana menunjukkan bahwa kotak tersebut sudah tersimpan sangat lama di dalam plafon. Seutas tali yang mengikat kotak tersebut pun makin membuat pasutri ini penasaran, sebenarnya apa isi kotak makanan ini? Apakah tersimpan sesuatu berharga di dalamnya?

Pertama- tama mereka menggunting dulu talinya..

Begitu kotaknya dibuka, ternyata seluruh benda didalamnya dibungkus dengan kertas minyak. Hal ini semakin membuat pasutri ini penasaran akan isi kotak tersebut.


Didalamnya pun terselip selembar kertas koran yang menunjukkan tanggal 25 Maret 1951….

Setelah seluruh lapisan kertas dibuka, ternyata didalamnya tersimpan setumpuk harta yang sangat berharga! Yap, yaitu pecahan uang kertas 20 Dollar Amerika versi kuno dalam jumlah yang sangat banyak!


Tapi tidak berhenti disitu, semakin dibuka, mereka pun semakin melongo. Bayangkan, didalam kotak tersebut juga tersimpan satu ikat uang kertas $50 dan satu ikat uang kertas $100. Setelah semua uang ditotal, jumlahnya mencapai $23000!! (kira- kira sekitar 300 juta rupiah!!)

Tumpukan uang tersebut merupakan cetakan tahun 1928- 1934.  Pasutri ini pun segera memanggil pengacara untuk menyelidiki hal ini. Ternyata setelah ditelusuri, kotak bekal makanan tersebut merupakan harta yang disimpan oleh pemilik pertama dari rumah tua tersebut, yaitu seorang nenek tua. Kini, semua uang tersebut pun resmi menjadi milik pasutri!!

Gak nyangka banget, padahal Cuma mau merenovasi ruang bawah tanah, tapi akhirnya malah dapat harta karun! Yuk, segera bagikan kisah menarik ini kepada teman- teman dan kerabat!
Sumber : cerpen.co.id

Ia ditertawai oleh "primadona kelas" pada saat reuni, namun ketika bertemu suamiku mereka malunya bukan main!!

Rintik-rintik hujan di luar membasahi seluruh tubuhku hingga basah kuyup, dengan perasaan canggung aku berjalan masuk ke dalam ruangan VIP yang telah dipesan khusus untuk acara reunian SMA. Dengan membungkukkan sedikit badan aku meminta maaf karena datang sedikit terlambat, aku duduk, mengambil serbet di atas meja makan dan menyeka air hujan yang menempel pada rambutku.




Xiao Bei, kamu masih sama seperti jaman SMA dulu, serampangan. Kudengar si primadona kelas yang duduk di seberangku berkata dengan tutur bahasa yang anggun dan high profile. Aku mengangkat kepalaku sebentar untuk melihatnya, masih sama menyebalkannya seperti jaman SMA dulu, ia mengira karena kecantikannya tingkatannya selalu lebih tinggi dari orang lain, tapi kenyataannya memang benar kecantikan dibuktikan ampuh digunakan untuk menggoda para guru, teman-teman juga suka. Saat SMA aku berada di jajaran rantai makanan terbawah. Aku dengan berbagai alasan selalu berusaha untuk menolak acara reunian seperti ini, ini pertamakalinya setelah 10 tahun terlewati aku mengikuti acara seperti ini.

Dua tahun lagi aku akan berumur 30, jadi merasa tua. Terdengar helaan nafasnya yang terkesan agak dibuat-buat, di sebelahnya ada tiga sampai empat teman laki-laki dan perempuan yang terus menyanjungnya, aku merasa lapar, kuambil sumpit dan mulai makan dengan suapan besar.

Xiao Bei, kamu makannya yang lambat tidak akan ada yang berebut denganmu kok, begitu bagaimana bisa ada laki-laki yang suka. Sekali lagi si primadona kelas langsung mengataiku, aku memberinya senyuman yang sedikit kupaksakan, kemudian aku teruskan makanku. Dulu ketika masih sekolah aku sudah sering diejek olehnya, mungkin karena sudah sepuluh tahun berlalu jadi sudah kebal.

Merasa sudah cukup kenyang aku meletakkan sumpitku, kukirimkan lokasi tempat ini agar suamiku bisa menjemputku untuk pulang. Terlihat teman-teman juga sudah puas minum dan kenyang makannya dan mereka terlihat mulai saling mengobrol, bintang utamanya tentu saja si primadona kelas, dia menceritakan kisah percintaanya, katanya dulu ada seorang lelaki miskin yang mengejarnya ketika jaman kuliah, lelaki itu rela hidup hemat demi membelikannya hadiah, tiap hari minum air putih dan makan roti kukus, akhirnya ketika dia ulang tahun laki-laki itu menghadiahkannya sepasang anting-anting mutiara, mutiara itu biasanya dipakai oleh orang yang sudah cukup berumur, waktu itu karena niat laki-laki itu sangat baik maka dia tidak enak hati untuk menolaknya.

Benar, mutiara itu sama persis seperti anting mutiara yang dipakai Xiao Bei sekarang. Si primadona kelas dengan mata tajamnya menangkap adanya mutiara putih yang samar tersembunyi di dalam rambut panjangku, setelah dia berkata begitu teman perempuan yang duduk disebelahku langsung menyingkapkan rambutku dan melihat anting mutiara yang kupakai dengan teliti, dia berkata dengan suara hampir seperti berbisik : "ini cukup bagus kok".


"Seleramu hanya seperti itu!" Potong si primadona kelas, dia kemudian lanjut bercerita tentang si lelaki miskin yang mengejarnya dengan berbagai cara gila, akhirnya dia berusaha memikirkan cara untuk mengakhiri hubungan itu, kemudian dilanjutkan bercerita tentang betapa romantisnya lelaki kaya pewaris tunggal yang mengejarnya ahir-ahir ini. Ketika dia bercerita tentang laki-laki kaya pewaris tunggal itu, langsung terlihat teman-teman disampingnya merespon dengan tatapan iri!

Saat ini terlihat suamiku membuka pintu ruangan privat ini dan masuk, dia menyapa semua orang  dengan tersenyum dan sedikit menundukkan kepala, dengan tergesa-gesa aku segera berdiri dan berkata: "maaf di rumah ada sedikit urusan jadi aku harus pulang duluan".

Ketika aku tergesa-gesa dan agak sedikit keras menarik tangan suamiku agar segera pergi meninggalkan acara reunian yang sangat membosankan ini, malah suamiku menatap lurus kearah si primadona kelas dengan tatapan kompleks yang sulit diartikan.  Dan si primadona kelas yang tadinya sibuk bercerita dan memamerkan diri kini malah terdiam. Aku bolak balik melihat kearah dua orang ini, pasti diantara mereka ada cerita!

Cheng Zi, lama tidak bertemu, setamat dari kuliah tidak terasa sudah lima sampai enam tahun berlalu. Kata primadona kelas kemudian dia terlihat terdiam selama beberapa detik, lalu dengan gaya yang elegan dia mengangkat gelas teh yang berada di dekatnya dan minum seteguk.

En, oh iya ini istriku. Di luar sedang hujan jadi aku menjemputnya untuk pulang. Suamiku berkata sambil menarikku kedalam pelukannya. primadona kelas terlihat mengerutkan alis mata dan berkata: "seleramu, hehe, lumayan cocok, kalian!"

Aku ingin segera menarik suamiku untuk pulang ketika mendengarnya berbicara dengan kesan mengejek, tidak kusangka suamiku membisikkan dua kata di samping telingaku : "mantar pacar". Setelah mendengar kata-kata itu aku langsung tersadar, laki-laki miskin yang diceritakan si primadona kelas dengan ironisnya tadi ternyata adalah suamiku.

O iya, adakah diantara kalian yang membuka perusahaan interior, akhir-akhir ini aku dan suamiku membeli sebuah vila dan kami ingin merenovasinya, tugas ini daripada kuberikan kepada orang lain lebih baik kuberikan pada teman sendiri, lagipula dengan begitu aku bisa lebih tenang. Aku berkata dengan tersenyum, kata-kataku tadi ibaratnya seperti bom yang meledak di dalam hati puluhan teman SMA ku ini, segera aku dihadiahi oleh tatapan-tatapan cemburu.

Gurat wajah si primadona kelas terlihat sangat buruk, aku mencuri kunci mobil dari tangan suamiku, menggoyang-goyangkannya sebentar dan kemudian berkata : "hari ini aku saja yang nyetir, aku tidak minum bir". Sedikit kuacak asal rambutku dan kemudian aku berkata lagi : "anting-anting mutiara yang kamu hadiahi ke orang lain tidak dihargai, tetapi ini harta yang sangat berharga untukku, maaf teman-teman, aku agak khawatir anak-anak kutinggal di rumah bersama pengasuh, kami pulang duluan".

Kali ini, semuanya tahu laki-laki miskin yang primadona kelas ceritakan tadi adalah suamiku, yang sekarang telah berubah menjadi orang kaya, si primadona kelas langsung terlihat malu ibaratnya seperti dia ingin menghilang ditelan oleh bumi saja, aku menggandeng lengan suamiku dan keluar dari ruangan ini dengan perasaan penuh kemenangan!

Setelah keluar dari restoran, bersama suamiku dibawah satu payung kami berjalan beriringan menuju pintu masuk kereta api bawah tanah, dengan bangga dia berkata: "lihat,  hanya dengan membeli satu gantungan kunci mobil mewah, disaat kritis seperti tadi sangat pas untuk digunakan". Suamiku mengangkat tangannya dan mencubit pelan hidungku, dia berkata dengan nada penuh cinta : "dasar bandel! O iya, tidak tenang anak-anak dijaga oleh pengasuh, dimana anak-anak kita, kenapa aku tidak tahu?"

Jangan khawatir. Sehabis sampai di rumah kita langsung buat. Candaku sambil tertawa, suamiku menggenggam tanganku kemudian menciumnya dengan pelan dan berkata: "ada kamu, aku merasa sangat beruntung".

Sumber : cerpen.co.id