Luar Sih Kumuh Banget Kayak Rumah Kampung Pemulung, Tapi Setelah Masuk Ke Dalam...

BuzzerTweet - Rumah adalah istana. Kata-kata ini pasti sering kamu dengar, kan? Nggak peduli bentuk rumahmu kecil atau besar, modern atau kuno, di desa atau di kota, rumah adalah tempat paling nyaman dibandingkan tempat-tempat di dunia. 

Nah, kali ini ada desain rumah minimalis yang kalau dilihat dari luar seperti nggak banget, sempit, agak kumuh, dan bikin kamu teringat rumah petak di sudut-sudut kampung pemulung kota besar seperti Jakarta. Tapi siapa sangka dalamnya apik banget dan terkesan nyaman. 

Rumah tersebut adalah milik keluarga Murray Goodchild dari Warburton, Victoria, Australia. Mau tahu apiknya desain rumah Murray ini? Dikutip dari laman Facebook joiideaban, berikut foto-fotonya buat kamu:

1. Nah, jadi keinget rumah-rumah di kampung pemulung, kan?



2. Nih penampakan ketika pintu dibuka lebar.



3. Ternyata dalemnya bersih dan rapi banget, Sob!



4. Enak nih, ya kalau ada sanak saudara kumpul bisa duduk lesehan. Santai...



5. Kita lihat apa yang Murray lakukan dengan kotak tersebut.



Dia Pura-pura Bangkrut dan Coba Meminjam Uang Dari 9 Temannya, 7 Menolaknya, Tapi 2 Lainnya Malah Menjawab Seperti Ini

BuzzerTweet - Sebulan yang lalu, salah satu temanku, sebut saja namanya Ina, mengirimkanku SMS untuk meminjam uang sebesar 15 juta rupiah karena usahanya mandet. Ketika aku menerima SMS-nya, aku langsung bertanya-tanya sendiri dalam hati. Aku tidak pernah merasa dekat dengan Ina dari dulu sampai sekarang. Kita memang teman, tapi yah cuman sebatas teman yang aku kenal dia dan dia juga kenal denganku. Aku pun akhirnya membalas SMS-nya dan berkata, "Tunggu sebentar ya, aku akan meneleponmu nanti." Di tengah kegalauanku, aku pun akhirnya memutuskan untuk meminjamkannya uang.

Seminggu setelah SMS itu, aku pun bertemu dengan Ina di sebuah cafe untuk meminjamkan uangku padanya. Ketika aku bertemu dengannya, kulihat ekspresi kaget Ina yang berusaha disembunyikannya dengan tersenyum padaku.


Ina : "Aku bener-bener gak nyangka kalau kamu yang akhirnya mau minjemin aku duit sebanyak itu.
Aku : (dengan penuh kebingungan) "Maksudnya emangnya kenapa ya?"
Ina : "Waktu itu, aku udah coba hubungin 9 teman aku yang aku anggap deket untuk pinjam duit 15 juta ini. Tapi kamu tahu, yang terjadi adalah mereka semua menolakku. Kamu itu orang ke-10 yang aku hubungi. Aku tahu kita gak pernah dekat dan ketika aku mutusin buat minjam duit dari kamu pun, aku sempat berpikir bahwa ini gak mungkin banget. Dan ternyata lihat, aku malah duduk berdua disini bareng kamu. Dari kejadian ini, aku belajar bahwa ternyata teman dekatku tidak sebanyak yang aku kira. Ternyata aku itu selama ini cukup kesepian."

Setelah pembicaraanku dengan Ina waktu itu, aku pun mulai berpikir, apakah teman-teman dekatku bakalan rela bantuin aku kalau aku lagi dalam kesusahan? Aku pun menelepon Ina dan memberitahunya tentang skenarioku untuk berpura-pura meminjam duit dengan ke-10 temanku ini. Ina malah menjawabku dengan sedikit tertawa, "Kamu yakin mau ngelakuin semua ini? Nanti kamu malah sakit hati loh lihat hasilnya. Mendingan gak usah deh!"
Walaupun Ina sudah memperingatkanku, tapi aku masih tetap saja ingin mencobanya. Aku pun mengumpulkan daftar ke-9 temanku dan mengurutkan mereka dari yang paling dekat hingga yang tidak dekat. Ke-9 temanku ini termasuk dalam golongan yang cukup kaya, sehingga kalau aku mau meminjam uang dari mereka, harusnya itu bukanlah masalah yang cukup gede buat mereka. Dan 9 temanku ini juga bukanlah teman kerjaku, jadi mereka benar-benar teman-teman yang akan aku ajak untuk keluar makan, minum dan main ketika aku sedang bosen.

Aku pun mengirimkan mereka semua SMS dengan isi yang kurang lebih seperti ini;
"Belakangan ini aku tiba-tiba ada masalah yang cukup parah, boleh gak ya aku pinjem duitmu sementara? Kira-kira 10 juta. Aku janji aku bakalan balikkin bulan depan. Aku tahu ini agak terburu-buru tapi kalau kamu punya waktu, tolong telepon aku sebentar atau balas aja SMS-ku ini."

Aku pun menerima 7 balasan SMS dan 2 panggilan masuk beberapa saat setelah aku mengirimkan SMS tersebut.
T1: Aduh, sorry banget nih, aku belakangan juga lagi ada masalah nih. Beneran sorry banget gak bisa minjemin. Kamu coba tanyain yang lain aja, sapa tahu mereka bisa bantuin.
T2: Sorry banget nih, bulan lalu pamanku baru aja minjem duitku, mungkin kalau bulan depan kamu masih butuh, aku baru bisa pinjemin.
T3: Beneran sorry banget, belakangan ini keuanganku lagi mepet banget, kayaknya kalau mau minjemin kamu uang rada susah. 
T4: Eh, sorry nih, uangku barusan kubuat beli stock, sorry ya!
T5: Kok lu tumben sih minjem duit? Gw kemarin baru aja minjemin temen gw 5 juta. Sorry ya, lu coba tanya orang lain deh gimana. 
T6: Sorry nih, gw lagi gak ada cash sekarang. 
T7: Anakku baru aja masuk sekolah jadi butuh biaya ini dan itu. Sekarang aku lagi gak ada cash juga buat minjemin kamu, sorry banget ya!

Aku pun akhirnya menerima telepon dari salah temanku yang sebut saja namanya Hana.
Hana: Halo, ini XX bukan? (XX itu aku)
Aku  : Iya, Hana. 
Hana: Kamu itu kenapa? Kok tumben banget uang segitu masih mau pinjem? 
Aku  : Iya nih, aku lagi butuh banget sekarang. Adikku tiba-tiba masuk rumah sakit dan duit cashku aku buat beli stock.
Hana: Oh ya? Adikmu gapapa kan? Kamu sekarang lagi di kantor gak?
Aku   : Aku sekarang lagi di rumah sakit sih. 
Hana: Oh, kalau gitu, kamu kasih tahu aja nomer rekeningmu, nanti aku kirimin langsung.
Aku   : Thanks banget loh, Hana!

Setelah telepon dari Hana, aku pun mendapat telepon dari temenku lagi yang kita sebut aja namanya Indah.
Indah : Halo, kamu lagi dimana?
Aku : Aku lagi di kantor nih.
Indah : Aku udah siapin uangnya nih, mau aku yang anterin ke kantormu atau gimana ya?
Aku : Aku aja yang kesana, Indah. Masa aku yang pinjem duit kok kamu yang anterin.
Indah : Oh gapapa kok, aku sekarang lagi gak di kantor soalnya. 
Aku : Oh, atau gak gimana kalau kamu transfer aja langsung ke rekeningku?
Indah : Boleh deh kalo gitu, kamu kasih aku aja nomernya lewat SMS ya.
Aku : Oke, thank you yaa Indah!

Sobat tahu gak, dari ke-9 temanku ini, yang akhirnya malah rela minjem aku uang adalah mereka yang urutannya berada di urutan ke-8 dan ke-9, yang artinya secara kedekatan, aku paling gak dekat dengan mereka! Aku pun hanya bisa tersenyum miris melihat semua temanku yang aku anggap teman dekat, ternyata mereka hanya mau bersamaku ketika aku senang dan ketika aku susah, mereka malah tidak ada satu pun yang mau membantuku.


Sumber : B H | Cerpen.co.id

Ibu Ini Setiap Hari Mewarnai Rambut Putri Kecilnya Sampai Netizen Geram! Tapi Satu Kalimat Balasan dari Ibu Ini Langsung Membungkam Semua Orang!!

BuzzerTweet - Mary adalah seorang ibu yang bekerja sebagai tukang salon, selain suka mewarnai rambutnya sendiri, Mary juga sangat suka membantu putri kecilnya mewarnai rambut. Mary sering kali memposting foto ia dan anaknya dengan warna rambut "nyentrik" di medsos, namun komentar dari netizen selalu negatif! Semua netizen terus bertanya- tanya mengapa Mary tega mewarnai rambut putrinya yang masih sangat kecil, sedangkan pewarna rambut adalah zat kimia yang berbahaya dan dapat merusak rambut!

Mary pun menjawab, semua ini adalah kemauan Lyra (putrinya) sendiri. Lyra sering menemani Mary bekerja di salon sehingga ia pun ingin rambutnya diwarnai dengan berbagai warna indah. Memang awalnya Mary sempat menolak, namun Lyra terus memaksa sehingga akhirnya Mary pun menyetujuinya.


Setelah melihat hasilnya, memang ada sedikit netizen yang memuji keindahan rambut Lyra, namun kebanyakan netizen menyalahkan Mary!

Karena sudah lelah disalahkan, Mary pun akhirnya dengan tenang mengucapkan satu kalimat: "Saya hanya ingin mewujudkan impian putri saya, kok… Saya ingin putri saya memiliki kepercayaan diri. Mengerti kebutuhan orang lain sangatlah penting, jangan menghakimi orang lain atas pemikiranmu sendiri, memangnya kamu mau sembarangan dihakimi oleh orang lain yang tidak mengerti kebutuhanmu?"

Mendengar kalimat ini, netizen pun langsung tak berkutik..

"Lagipula pewarna rambut yang saya gunakan adalah pewarna alami, saya juga tahu bagaimana merawat putri saya."

Mary juga mengatakan ia tidak mempersalahkan netizen yang menghina warna rambut, namun ia tidak suka netizen yang menghakimi cara ia mendidik anak.

Kalau menurut sobar cerpen, bagaimana?


Sumber : B H | Cerpen.co.id

Dia Pulang dan Melihat Mamanya Membunuh Papanya! Begitu Sadar, Mamanya Malah Tertawa Sinis Sambil Berkata...

BuzzerTweet - Beberapa waktu yang silam, seorang Netizen membagikan sebuah kisah guyon di D-Card miliknya dengan judul "Aku Pulang Lihat Mama Bunuh Papa!" Awalnya semua Netizen mengira terjadi kasus pembunuhan di rumahnya, tetapi setelah baca sampai selesai, ternyata…

Netizen ini adalah anak kuliahan yang demen banget olahraga. Jadi, biasanya dia setelah pulang kuliah dia pasti pergi olahraga dan suka pulang lebih malam. Namun entah angin sepoi ~ sepoi darimana, dia pulang lebih awal. Sebegitu dia tiba dirumah, dia langsung cari papa mamanya di kamar, begitu dia buka pintu, astaga! Apa yang telah mama lakukan!?


Dia melihat papanya dengan tel4njang dada tertidur di bagian bawah ranjang, dengan wajahnya yang tergulung oleh handuk yang ditarik dengan kedua tangan mama dan kaki mama menekan kebawah pundak papa. Pemandangan itu terasa terlihat seperti, papa mati karna kehabisan nafas oleh tarikan mama dan wajah mama tampak begitu mengerikannya!

Dia dengan suara yang kaget dan kecil bertanya,"Ma, apakah papa harus berakhir seperti ini?" Mamanya langsung sontak kaget dan ketawa keras,"Kamu ini ada aja, leher papa kamu gak enak, makanya diginiin!"

Ya ampun! Ternyata ini hanya permainan papa dan mama! Tapi sumpah beneran ini beneran kagetin! Kalau mimin disana juga bisa pingsan duluan.

Ya meskpiun hanya kesalahpahaman, tetapi mendingan kalau ada yang gak enak dengan tubuh kita, langsung cari dokter aja ya lebih realistis, tapi ya yang penting aman deh…


Sumber : B H | Cerpen.co.id

Kenapa Mama Itu Harus Gendong Bayi di Sebelah Kiri? Karna Kalau di Sebelah Kanan, Bayi Kita Lebih Beresiko Mati Loh!!

BuzzerTweet - Sobat pernah perhatiin gak kalau mama-mama lagi gendong bayi mereka, kebanyakan gendongnya itu di sebelah kiri atau kanan? Berdasarkan hasil riset, sekitar 70-85% mama yang merasa bahwa menggendong bayi di sebelah kiri jauh lebih nyaman daripada sebelah kanan.

Seperti yang kita tahu, lebih banyak orang yang menggunakan tangan kanan daripada tangan kiri. Tapi jika kita menggendong bayi di sebelah kiri, kita lebih gampang menggunakan tangan kanan kita untuk melakukan berbagai macam hal. Selain itu, jika kita menggendong bayi di sebelah kiri, sang bayi itu sendiri bisa merasa lebih nyaman dan aman.


Berdasarkan film "Nature" dan penelitian jaman sekarang, menggendong bayi di sebelah kiri akan membantunya menjaga kesehatan otak kanan sang bayi itu sendiri. Seperti yang kita tahu juga, otak kanan kita berfungsi untuk mengatur gerak tubuh sebelah kiri dan menjaga EQ kita.

Ini juga menunjukkan bahwa jika sang bayi menangis, takut ataupun lapar, semuanya diatur dari otak kanan sang bayi. Jadi para mama bisa tahu deh, kalau bayi kalian pada menangis merengek harus gendongnya di sebelah mana kan supaya bayi kalian bisa kembali tenang?

Denger-denger juga nih, para mama banyak yang mengungkapkan kalau gendong bayi di sebelah kiri lebih gampang untuk melihat si bayi itu lagi sakit atau lagi ketakutan. Mereka merasa lebih aman jika menggendong bayi di sebelah kiri. Selain itu, berdasarkan hasil riset, lebih banyak bayi yang tetap hidup jika digendong di sebelah kiri loh! Jadi mulai sekarang, buat mama yang sering menggendong bayinya di sebelah kanan, yuk coba mulai ubah kebiasannya dari sekarang!

Selain daripada itu, karena letak jantung kita berada di sebelah kiri, maka jika kita menggendong bayi di sebelah kiri, anak kita bisa langsung mendengar suara detak jantung kita secara langsung ketika kita menggendongnya. Dengan begitu, sang anak lebih mudah untuk tetap tenang.

Gimana sobat? Yuk coba share artikel ini ke temanmu yang udah jadi mama sekarang!!


sumber: littlethings | cerpen.co.id