99% Orangtua Tidak Tau! Bayi yang Baru Lahir Terlihat Sangat Kotor, Tapi Dokter Justru Berkata: “Jangan Mandikan Bayinya!” Ini Alasannya!

BuzzerTweet - Bagi yang sudah pernah melahirkan anak, apa kamu pernah berpikir? Tubuh bayi yang baru lahir biasanya terlihat sangat kotor, penuh dengan bercak putih dan darah… Tapi kenapa para suster biasanya tidak akan langsung memandikan mereka?

Ternyata, saat bayi masih dikandung dalam perut ibu, tubuh bayi akan dibungkus dengan suatu lapisan lemak yang mirip keju, yang biasanya disebut Vernix caseosa. Lapisan lemak ini mengandung protein yang memiliki fungsi untuk melindungi kulit bayi dari bakteri dan mencegah kulit bayi mengeriput saat masih dalam kandungan.


Lapisan ini juga berguna untuk memudahkan si bayi keluar dari perut ibu. Ketika bayi sudah lahir, lapisan ini masih akan tetap menempel pada kulit bayi. Biasanya para suster tidak akan membersihkan lapisan tersebut malah membiarkannya mengering karena lapisan ini bisa berfungsi sebagai lotion alami yang dapat membuat kulit bayi tetap halus, bersih dan terjaga dari kuman!

Orang- orang yang tidak tahu hal ini, akan menganggap lapisan lemak tersebut sebagai kotoran dan langsung membersihkan lemak tersebut dari tubuh bayi.

Padahal justru itu adalah lapisan yang sangat penting.



Biasanya para dokter dan suster profesional sudah pasti tahu akan hal ini dan akan menyarankan para orangtua untuk tidak memandikan si bayi.

Organisasi kesehatan bahkan menyarankan bayi yang baru lahir tidak boleh dibersihkan selama 6-24 jam.

Kalau mau dibersihkan pun, para orangtua hanya boleh membersihkan bercak darah saja. Bersihkan dengan ringan, jangan diusap terlalu dalam.

Lapisan lemak vernix caseosa ini memiliki banyak fungsi berguna, jangan sampai para orangtua tidak tahu akan hal ini. Yuk, segera bagikan informasi penting ini kepada teman- teman dan kerabatmu!



Sumber : pastiseru. com




"BERSELINGKUH" Lah, Agar Keluarga Tetap Utuh! Baca Sampai Habis ya..

BuzzerTweet - Berselingkuh adalah racun rumah tangga. Ini serupa duri dalam daging. Berselingkuh menjadikan keluarga rapuh, serta rumah tangga runtuh. Nikmat sesaat, namun dilaknat hingga akhirat.

Namun, tahukah Anda, bahwa ada jenis ‘’berselingkuh’’ yang justru mengharmoniskan keluarga. Mau tahu? Nah, ini dia 12 jurus ampuh ‘’BERSELINGKUH’’ yang menjadikan keluarga tetap utuh. Selamat bereksplorasi...


B = Bermesraan dengan literatur untuk membina keharmonisan rumah tangga. Tidak dipungkiri lagi ilmu pengetahuan adalah kunci di dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah. Dengan membaca berbagai referensi, pasangan muda juga dapat menerapkan ilmu parenting ala Rasulullah SAW. Namun hendaklah jangan melupakan referensi sejati nan paling hakiki, yakni kitab suci Alquran.

E = Energi dicurahkan untuk hal-hal yang positif. Sibukkanlah diri bersama pasangan untuk beribadah dalam arti luas. Bekerja secara cerdas, ikhlas untuk menafkahi keluarga. Mengajarkan ilmu untuk mencerdaskan masyarakat. Berbagi kebahagiaan untuk sesama. Semua hal positif ini akan menuntun kita menuju sumber energi, yakni Ilahi.

R = Rencanakan masa depan bersama-sama. Masing-masing individu sebelum menikah pastilah memiliki visi-misi di dalam hidup dan kehidupannya. Nah, setelah menikah, betapa indah bila visi-misi ini disinergiskan sehingga kedua insan dapat saling membantu untuk mewujudkannya. Masa depan gemilang terasa indah bila dilalui berdua, bersama, senantiasa dalam naungan ridaNya.

S = Senyumlah, syukurilah semua karunia Allah SWT. Senyumlah, nikmatilah kicau burung dan sejuk embun di pagi hari, terang mentari di siang hari, dan gemerlap bintang di malam hari. Dunia ini terasa indah bila dilihat dengan senyuman. Selain senyuman, pasangan muda perlu memiliki hati yang penuh rasa syukur. Syukurilah semua kondisi saat ini. Di balik kesulitan, pastilah ada kemudahan. Dengan senantiasa bersyukur, maka Allah pasti memberikan berjuta keberlimpahan dan kebahagiaan.

E = Empati dan simpati senantiasa diasah dan dipertajam. Caranya mudah. Sesekali ajaklah pasangan ‘’berbulan madu’’ mengunjungi rumah sakit, panti asuhan, tempat penampungan korban, atau tempat-tempat bencana alam. Dengarkanlah jeritan gelandangan, fakir-miskin, korban penggusuran, korban kekerasan dalam rumah tangga. Hadirlah dan bernyanyilah bersama mereka. Inilah salah satu cara untuk menajamkan mata hati.

L = Lakukan semua hal sepenuh hati dan segenap jiwa, ikhlas mengharap rida Allah semata. Hindari mengharap kepada manusia. Sebagian manusia itu memiliki pamrih, sehingga berharap kepada manusia sudah pasti berbuah perih. Totalitas di dalam berupaya, dilandasi tawakkal kepada Allah,  pasti membuahkan hasil nan manis.

I = Ingatlah selalu kepada negeri akhirat. Salah satu caranya adalah dengan mengingat kematian. Kematian adalah saat terindah untuk menemui sang Kekasih. Waspadalah, kematian ini pada hakikatnya begitu dekat. Berhati-hatilah, pesona duniawi terasa sangat memikat. Ingatlah, kehidupan ini amat singkat, sementara beban sebagai kholifah fil ardh terasa begitu berat. Marilah mengisi kehidupan dengan hal-hal yang bermanfaat, demi kehidupan kelak di akhirat.

N = Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan yang sempurna untuk semua manusia. Beliaulah teladan di semua bidang. Di bidang agama dan spiritual, kepemimpinan, rumah tangga, seni berperang, pengajaran, pengobatan, seni sastra, diplomasi, perdagangan/bisnis, dan masih banyak lagi. Beliau seorang suami yang sangat mesra, romantis, penuh perhatian, lembut, dan menyayangi keluarganya. Cukuplah Alquran dan sunah Rasulullah yang menjadi pedoman kita.

G = Gemar berinvestasi. Investasi bukan berbentuk harta benda, simpanan emas, tanah, dolar, dinar, dirham, kerajaan bisnis, atau hal-hal duniawi lainnya. Investasi yang bersifat kebendaan tidak akan mengekalkan, tidak pula membahagiakan, bahkan cenderung menyengsarakan. Investasi terbaik dan terbesar di dalam kehidupan ini adalah ilmu pengetahuan, kebaikan, cintakasih. Ketiga investasi inilah investasi nan sejati, investasi yang membukakan jalan manusia, menuju cahaya keabadian.

K = Komunikasi efektif. Berkomunikasi adalah cara manusia untuk berinteraksi, mengungkapkan perasaan dan keinginannya. Di dalam membina rumah tangga, komunikasi ini menjadi pondasi dasar keharmonisan keluarga. Seringkali kesalahpahaman dan hal-hal sepele menimbulkan keretakan atau perselisihan, akibat buruknya komunikasi. Komunikasi dari hati ke hati, komitmen, keterbukaan diri, kebersamaan, kebersinambungan komunikasi, saling percaya, saling percaya, saling pengertian menjadi hal-hal fundamental untuk melanggengkan pernikahan.

U = Utamakan kebahagiaan pasangan. Tundalah kesenangan pribadi, demi membahagiakan pasangan. Pria yang memuliakan perempuan, pada hakikatnya telah menyelamatkan satu generasi. Perempuan yang memuliakan suami, berbakti semata mencari ridaNya, dengan penghormatan sesuai tuntunanNya, maka ia layak memasuki pintu surga dari manapun yang ia inginkan, serta mendampingi suaminya itu bersama bidadari kelak di surga.

H = Hiasi hati serta hari-hari kehidupan dengan berzikir, lantunan ayat-ayat suci, dan memperbanyak melakukan amalan sunah. Di dalam tubuh ini ada segumpal daging. Bila rusak ia, maka rusaklah tubuh seluruhnya. Bila baik ia, maka baik tubuh seluruhnya. Itulah hati. hati disini bermakna majazi, maksudnya hati dalam pengertian ruhani. Jadi bukan organ hati secara anatomis, melainkan hati secara filosofis. Dosa itu berpotensi mengotori hati dan mengeruhkan jiwa. Kebaikan dan Cintakasih itu mensucikan hati dan mencemerlangkan jiwa.


sumber : ummi-online.com
IKLAN IN-FEDD DISINI

Awalnya Istri Kesal Suami Kerja Lembur Terus, Namun Kemudian Ia Kaget Dengar Pengakuan Ke Anak Perempuannya…..

BuzzerTweet - Semua keluarga pasti akan selalu senang dengan momen penting seperti kebersamaan yang bisa mereka rasakan bersama. Tetapi, kadang-kadang, kesibukanlah yang membuat kita jadi lupa dan tak sempat menikmati waktu bersama dengan orang-orang tercinta seperti keluarga. Tidak cuma itu, terkadang kita juga tidak bisa membantu kegiatan yang ada di rumah.



Seperti Hal ini yang dialami di keluarga seorang wanita bernama Katie Spence Pugh. Katie mempunyai seorang suami bernama Eugene Pugh. Mereka berdua sudah dikaruniai 3 orang anak.

Mengasuh 3 buah hati bukan pekerjaan yang gampang dan dianggap remeh bagi seorang ibu. Katie sempat menuliskan curhatannya lewat media sosial Instagram dan Facebook miliknya. Eugene sang suami ialah seorang petani yang bekerja mengelola lahannya sendiri. Sedangkan, Katie juga memiliki perkerjaan sendiri. Tidak cuma bekerja, Katie juga turun tangan langsung mengasuh 3 anak dan mengurus pekerjaan rumah sepulang kerja.

Namun, ketika musim panen tiba, suaminya akan bekerja lebih lama, termasuk saat akhir pekan. Musim panen biasanya berlangsung 3 kali dalam setahun. Hal ini membuat beban kerja Katie semakin banyak.

Ia harus mengurus anak-anak dan rumahnya bahkan saat akhir pekan. Melalui unggahannya, Katie mengaku bahwa ia lelah dan kesal. Ia sempat mengirim pesan pada sang suami bahwa ia lelah.

“Aku merasa muak dengan betapa lamanya ia bekerja dan dengan semua yang harus aku lakukan sendiri setiap hari,” tulis Katie dalam curhatannya.

Katie harus bekerja seharian, memasak, memandikan anak-anak, pergi di akhir pekan tanpa suaminya dan menjaga rumah. Katie merasa berhak mendapatkan waktunya sendiri selama musim panen.

Namun, sebuah kejadian membuatnya merasa tertampar. Saat itu, Katie tak sengaja melihat Eugene masuk ke rumah dan langsung mengambil piring. Ia diam-diam melihat suaminya duduk di meja pantri dan makan sendirian.

“Dia kelelahan. Dia kepanasan,” tulis Katie.

Bukannya protes, Eugene justu mengucapkan permintaan maaf dan merasa bersalah karena Katie harus menanggung lelah. Tak lama, putri mereka yang bernama Charlotte menghampiri sang ayah. Katie melihat Charlotte mengobrol dengan ayahnya sambil sesekali ikut makan.

Hal yang mengharukan adalah Eugene sama sekali tak protes dan justru berbagi dengan putrinya. Melalui unggahannya, Katie mengaku bahwa dia berharap bisa lebih sering melihat suaminya. Namun, petani adalah pekerjaan yang tak kenal terima kasih.

Melalui kejadian ini, Katie menyadari bahwa bukan protes, tapi seharusnya ia bersyukur. Ia bisa duduk makan malam dan mendengarkan semua cerita anak-anaknya. Katie sadar bahwa semua kesibukannya di rumah justru memberinya kesempatan untuk lebih memberikan kasih sayang pada anak-anaknya. Ia sadar bahwa Eugene telah berkorban banyak, bukan dia.

Meskipun begitu, ia berharap di masa mendatang ia bisa menikmati lebih banyak waktu dengan suaminya. Katie juga ingin mengajak orang-orang untuk berterima kasih pada para petani yang sudah bekerja keras. 

“Akan kemana kita jadinya tanpa mereka?” tulis Katie.

Unggahannya ini jadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 66 ribu kali.

Jadi, sudahkah kamu bersyukur hari ini?



Bikin KTP, KK, Akta Kelahiran Semua GRATIS! Bila Dipungut Biaya? Denda 75Juta Mengancam Oknum!

BuzzerTweet - Mulai awal tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskannya retribusi untuk seluruh pembuatan administrasi kependudukan merupakan penerapan Undang-undang (UU) sistem kependudukan baru, yakni UU No.24 tahun 2013, perubahan atas UU No.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.


“Semuanya mulai dari pembuatan KTP sampai akta kelahiran yg telat pun termasuk. Pokoknya semuanya gratis. Berdasarkan undang-undang kalau masih ada pungutan, jelas sanksinya bisa hukuman pidana,” ancamnya.

Penerapan kebijakan ini, lanjut Purba, tidak hanya berlaku di Jakarta, tetapi di seluruh wilayah Indonesia. Peraturan tersebut sesuai UU No.24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas UU No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Aparat pemerintah yang memungut biaya diancam 6 tahun dan atau denda maksimal Rp 75 juta.

Purba menegaskan, sebelum UU Sistem Kependudukan yang baru diberlakukan, sebenarnya untuk pembuatan KTP dan KK memang gratis. Sementara untuk akta kelahiran jika telat dari 14 hari baru dikenakan denda sebesar Rp 25 ribu.

“Kalau di lapangan ada pungutan itu hanya oknum. Sebab, pada dasarnya sudah ada peraturan bahwa membuat KTP dan KK itu tidak bayar alias gratis,” ungkap Purba.

Untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dan pungutan liar (pungli) di lapangan, pihaknya berjanji akan segera menempel stiker di setiap kantor kelurahan dan kecamatan, agar masyarakat juga bisa langsung menegur dan mengawasinya.

“Masyarakat pun diimbau agar tidak memberikan imbalan kepada petugas saat mengurus administrasi kependudukan. Meskipun ada petugas yang minta pokoknya jangan dikasih,” tekannya.

Saat ini, kata Purba, sebanyak 97 persen warga ibukota telah memiliki KK. Sementara yang memiliki akta kelahiran juga mencapai 97 persen. Terlebih, kini pengurusan akta bisa dibuat berdasarkan KTP.

“Diharapkan dengan digratiskannya biaya retribusi ini, masyarakat semakin nyaman dan tidak kesulitan membuat administrasi di kelurahan maupun kecamatan,” kata Purba.

Di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, terlihat Suprinah, seorang warga yang tengah menunggu pembuatan KK baru mengaku baru mengetahui bahwa kini Pemprov telah menggratiskan retribusi pembuatan seluruh administrasi.

“Dulu sih pernah dengar kalau buat KTP sama KK gratis, tapi kemarin-kemarin masih banyak juga yang bayar. Meskipun tidak ditentukan berapa tarifnya, pokoknya kita ngasih aja gitu ke petugas,” ungkapnya kepada Rakyat Merdeka.

Jika peraturan larangan pemberian imbalan kepada petugas benar-benar diterapkan, kata Suprinah, dia pun tidak akan memberi imbalan kepada petugas.

“Kalau memang sudah ada ya nanti kalau perpanjang KTP atau akta kelahiran saya nggak mau bayar. Kalaupun nanti petugasnya minta, saya laporin aja ke lurahnya langsung,” ancam Suprinah.

Hal senada diungkapkan Tobing, warga Kelurahan Tambora. Dia bilang, penerapan UU Sistem Kependudukan yang baru harus benar-benar diterapkan. Pasalnya, selama ini memang ada oknum petugas yang serampangan meminta bayaran kepada masyarakat ataspembuatan surat-surat maupun administrasi lainnya.

“Selama ini memang tidak jelas nilai restribusi dalam pembuatan KTP, KK ataupun akta kelahiran. Kalau nggak dikasih ada saja petugas yang marah-marah. Nanti di lapangan seharusnya ada juga petugas yang mengawasi atau tempat pengaduan kalau masih ada petugas yang minta imbalan. Supaya masyarakat tidak dipermainkan lagi oleh oknum-omnum yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Tobing.

Sebelumnya, di Jakarta terdapat retribusi resmi kependudukan, antara lain biaya pembuatan akta perkawinan dalam kantor sebesar Rp 100.000, perkawinan di gereja Rp 200.000, akta perceraian Rp 150.000, pencatatan pengesahan anak Rp 50.000, serta pencatatan peristiwa penting di luar negeri (lahir, meninggal, dan menikah di luar negeri) Rp 25.000.

Sementara biaya pengurusan surat keterangan pelaporan kelahiran untuk mendapatkan nomor induk kependudukan (NIK) sebesar Rp 10.000 dan pencatatan pengangkatan anak Rp 50.000.

Jokowi Akui Masih Ada Pungli...

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimistis penerapan Undang-undang (UU) Sistem Kependudukan baru, yaitu UU) Nomor 24 Tahun 2013 mampu diterapkan secara maksimal di Jakarta.

“Pembuatan dokumen administrasi di Jakarta tak dipungut biaya. Meski demikian, memang masih ada praktik pungutan uang sukarela kepada warga untuk pengurusan sejumlah dokumen,” ujarnya.

Bekas Walikota Solo ini mengatakan, peraturan itu mendukung upaya Pemprov DKI dalam melakukan pembenahan, baik sumber daya manusia pelayanan publik ataupun sistem birokrasi.

“Nanti kita lihat di lapangan seperti apa. Apalagi melalui lelang jabatan, kita mulai membangun sistemnya di lapangan,” katanya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuturkan, selama ini pembuatan akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga, dan KTP memang sudah gratis. Namun, beberapa pelayanan masih memungut retribusi. Sebut saja akta perkawinan dalam kantor Rp 100 ribu, akta perceraian Rp 150 ribu, pencatatan pengesahan anak Rp 50 ribu.

Ahok mengatakan, dengan diberlakukannya UU tersebut, tidak ada alasan lagi seorang anak tidak punya akta kelahiran. Selain gratis, akta kelahiran juga bisa dibuat oleh warga tanpa identitas di Jakarta seperti warga di wilayah abu-abu atau tanah ilegal.

“Sekarang kita tinggal tunggu PP (Peraturan Pemerintah)-nya mulai Januari 2014, semua gratis. Lagi pula pendapatan retribusinya tidak besar, setahun hanya Rp 8 miliar,” ujarnya.

Meski retribusi administrasi kependudukan digratiskan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea menegaskan, aturan tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI.

“Tahun ini kita nol-kan, yang penting keberpihakan pada rakyat. Peraturan itu mengingatkan aparat pemerintah untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli),” tegas Purba.

Seperti diketahui, Kementerian Dalam Negeri merevisi UU No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Salah satu poin yang direvisi adalah biaya pengurusan administrasi kependudukan akan dibebaskan dan ditanggung pemerintah pusat melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Undang-Undang itu berlaku mulai 1 Januari 2014. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menegaskan, jika ada aparat pemerintah yang masih memungut biaya, akan diancam pidana penjara atau denda seberat-beratnya Rp 75 juta.




Sumber: www.rakyatmerdekaonline.com


IKLAN IN-FEDD DISINI

Masih Ingat Kasus Yang Viral Kain Kassa Tertinggal Di Rahim ?? Ini Jawabannya, Ternyata di Sengaja Agar…

BuzzerTweet - Belakangan ini sempat mencuat viral kisah seorang ibu yang berkeluh kesah tentang proses melahirkannya. Wanita tersebut bernama Naomi Nababan yang pada saat itu melahirkan bayi kembar. Naomi Nababan mengungkapkan pengalamannya saat lahirkan anak kembarnya pada November 2013 silam.


Tetapi Naomi Nababan baru menulis dan menceritakan kisah keluh kesahnya ini pada tanggal 30 September 2017.

Sontak Postingan Naomi Nababan langsung viral di media sosial dan dapatkan banyak respon netizen. Tercatat sampai sudah ada lebih dari 10 ribu emoji sedih, 12 ribu share dan 1.300 komentar di sana. Kala itu Naomi Nababan melahirkan bayi kembarnya dengan proses operasi cesar.

Proses melahirkan berjalan lancar, namun tak berapa lama Naomi mulai merasakan rasa sakit yang teramat sangat.

Meskipun sudah diberi banyak obat penahan rasa sakit, tapi tidak mempan. Lalu ketika keluarga Naomi Nababan mendesak kepada petugas medis untuk mengecek apa yang sebenarnya terjadi muncul fakta mengejutkan. Suster mengatakan bahwa ada kain kassa di dalam rahim yang ketinggalan.

Lihat postingannya berikut ini:




Naomi sangat kaget dan tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh suster. Sampai ketika dokter pada akhirnya mengambil kain kassa itu dari dalam rahimnya.

Ternyata ada seorang netizen yang menjawab keluh kesah dan kasus kassa yang ketinggalan di dalam rahim ini. Dia adalah Noorma Rina Hanifah yang mengunggah postingan pada 8 Oktober 2017.

Menurut pendapat Noorma Rina Hanifah, kemungkinan besar kassa itu memang sengaja ditinggalkan dokter. Nah, benda itu lebih tepatnya disebut roll tampon, bukan kassa. Pada kasus bayi cesar dan kembar, prosedur seperti ini memang kerap dilakukan.

Sebagaimana dijelaskan oleh Noorma Rina Hanifah berikut ini:

“Belum habis masalah irisan uterus, ramai lagi linimasa sama berita kassa ketinggalan setelah operasi cesar. Sayang sekali penulisnya tidak konfirmasi langsung ke dokternya, tapi memilih meluapkan kekesalannya ke media sosial, dengan segala akibatnya.

Kalau dibahas satu-satu :

1. SOP tindakan pembedahan sekarang ini sangat ketat untuk menjamin keselamatan pasien. Sebelum pasien masuk kamar operasi, ada serah terima antara petugas ruangan dan kru kamar operasi. Identitas, diagnosis dan persetujuan pasien terhadap rencana tindakan dipastikan disini. Sebelum dilakukan irisan pertama, ada time out, operator menyebutkan identitas pasien, diagnosis, rencana tindakan sementara petugas lain mencocokkan dengan rekam medis, instrumen menyebutkan jumlah kassa yang dipersiapkan dan kelengkapan alat. Setelah OK baru tim berdoa bersama, setelah itu baru iris

2. Setelah prosedur selesai, saat rongga perut akan ditutup, ada check out. Operator akan menanyakan ke instrumen apakah alat dan kassa lengkap. Kalau ada selisih hitungan dengan jumlah awal, jangan harap rongga perut ditutup, kecuali pasien tidak stabil. Kalau dicari ga ketemu, maka dilakukan pemeriksaan x ray. Model kassa operasi sekarang ini ada petanda x ray nya, seperti gambar 1. Jadi akan kelihatan kalau di x ray.

3. Kassa di kasus ini katanya bermeter-meter panjangnya. Kira2 seperti gambar 2, yang bentuknya roll itu, namanya roll tampon, bukan kassa. Agak mustahil bisa ketinggalan, wong segedhe gaban. Dan kalau dilihat kasusnya yang cesar dengan hamil kembar, besar kemungkinan memang sengaja ditinggal.

4. Ngapain ninggal2 begituan ? Namanya packing, lihat di gambar

5. Biasa dilakukan kalau kontraksi uterus ga bagus pas operasi cesar (kontraksi ga bagus ini biasa ditemui pada kasus hamil kembar). Tamponnya dimasukkan lewat irisan uterus, ujungnya dikeluarkan lewat vagina, ditarik dikit oleh asisten (ga usah nggumun, rongga uterus kan memang nyambung sama vagina, kalau ga nyambung gimana caranya bayi bisa lahir?). Kalau udah OK, baru irisan uterus dijahit.

Ada juga yang pakai metode Bakri seperti gambar 4 atau jahitan kompresi seperti gambar 5, sah2 saja. Prinsip kerjanya seperti bebat tekan pada luka irisan kulit. Tampon akan menekan dinding uterus dari dalam sementara dari luar dibantu obat penimbul kontraksi uterus, sehingga pembuluh darah uterus akan terjepit dan perdarahan berhenti.

Nanti setelah diperkirakan perdarahan sudah teratasi, tamponnya akan ditarik lewat vagina. Makanya, kalau ada apa2 ngobrol dulu sama dokternya, sampai lega. Kalau curcol di media sosial sih lebih ke echo chamber ya, tidak menyelesaikan masalah.

Untuk tatalaksana nyerinya saya tidak bahas, bukan keahlian saya dan nyeri itu subjektif sekali, tergantung ambang batas nyeri dan kondisi psikologi.”

Lihat postingan lengkapnya dari Noorma Rina Hanifah berikut ini:







Sumber : style.tribunnews. com